Usaha Kecil

Sesuai dengan definisi Undang-undang No.9 Tahun 1995 Usaha Kecil merupakan usaha produktif dengan skala kecil. Usaha Kecil memiliki kriteria kekayaan bersih paling tinggi Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah), kekayaan Usaha Kecil ini tidak termasuk tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Tulisan terkait Definisi usaha kecil, dan Usaha Baru.

Usaha Kecil memiliki hasil penjualan paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) per tahun dan bangkable untuk memperoleh kredit dari bank maksimal di atas Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) sampai maksimal Rp.500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).


Beberapa Karakteristik Usaha Kecil adalah:

* Jenis barang/komoditi yang diusahakan umumnya sudah tetap tidak gampang berubah;
* Lokasi/tempat usaha umumnya sudah menetap tidak berpindah-pindah;
* Pada umumnya sudah melakukan administrasi keuangan walau masih sederhana, keuangan perusahaan sudah mulai dipisahkan dengan keuangan keluarga, sudah membuat neraca usaha;
* Sudah memiliki izin usaha dan persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP;
* Sumberdaya manusia (pengusaha) memiliki pengalaman dalam berwira usaha;
* Sebagian sudah akses ke perbankan dalam hal keperluan modal;
* Sebagian besar belum dapat membuat manajemen usaha dengan baik seperti business planning.

Contoh Contoh Usaha Kecil

* Usaha tani sebagai pemilik tanah perorangan yang memiliki tenaga kerja;
* Pedagang dipasar grosir (agen) dan pedagang pengumpul lainnya;
* Pengrajin industri makanan dan minuman, industri meubelair, kayu dan rotan, industri alat-alat rumah tangga, industri pakaian jadi dan industri kerajinan tangan;
* Peternakan ayam, itik dan perikanan;
* Koperasi berskala kecil.

Facebook
Google+
Twitter

Penerimaan Siswa Baru

TK Khalifah membuka pendaftaran siswa baru untuk tahun ajaran 2019/2020