“SAWANG SINAWANG” Pagelaran Limolasan ke 98 Yayasan ILMI

Wang Sinawang berasal dari kata dasar Sawang Sinawang. Sawang yang berarti melihat, baik melihat kedalam atau keluar diri. Dalam diskusi ini kami saling bertukar pendapat tujuannya mendalami pelajaran kehidupan yang tiada pernah berakhir.

Menurut moderator Ust Rian, sawang sinawang adalah melihat orang lain lebih dari diri kita sendiri. Atau bisa dikatakan menganggap orang lain lebih enak hidupnya dibanding diri sendiri, padahal bisa jadi sama saja karena setiap orang pasti punya ujiannya masing-masing.

Ustazah Bilqis menambahi obatnya orang yang selalu sawang sinawang menganggap kehidupan  orang lain lebih indah dari diri sendiri adalah bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Itu adalah kunci dari menikmati hidup.

Bunda Nur dan Bunda Arin pun berpendapat yang sama. Kita tidak bisa mengukur kebahagiaan diri sendiri dengan melihat dan terus membandingkan dengan orang lain.

Biasanya ketika kita sedih menganggap diri kita yang paling sedih didunia. Padahal ingat janji Allah dalam Al-Qur’an, bahwasannya Allah tidak akan memberi ujian diluar batas kemampuan kita dan bersama kesulitan pasti ada kemudahan. Tambah Pak Izza.

Abi Aziz menambahkan sawang sinawang bisa berarti positif atau negatif tergantung dari sudut mana kita melihatnya. Sawang sinawang yang menjadikan positif akan menjadikan kita lebih, meningkat kebaikannya, manfaatnya dan potensi dirinya. Dan sebaliknya sawang sinawang yang negatif akan menjadikan diri kurang bersyukur.

Sawang sinawang itu perlu manakala menjadikan kebaikan, kita sebaiknya selalu sawang sinawang lalu kita jadikan energi positif untuk meningkatkan potensi diri lebih baik lagi terus menerus.

Facebook
Twitter

INFO PENDAFTARAN

Penerimaan Siswa Baru

TK Khalifah membuka pendaftaran siswa baru untuk tahun ajaran 2023/2024